WHAT'S NEW?
Loading...



"1 mountain. 500 riders. 15 checkpoints. 4 hours of time. And only a handful of riders crosses the finish line!" itulah singkatan dari seluruh kegiatan ajang lomba enduro ternama yaitu Erzberg Rodeo 2015 Red Bull Hare Scramble sudah dekat! Event ini akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juni - 7 Juni 2015 dan sekitar 8 hari lagi ternyata! Lomba Hard Enduro ini setidaknnya akan diikuti oleh 500 riders yang akan berkompetisi secara sengit untuk memenangkan lomba yang tiap tahunnya diselenggarakan di Negara Austria dan tepatnya dilakukan di tambang besi erzberg di kota Styria. 

Nantinya lomba tersebut akan di buka oleh Karl Katoch pada pukul 12.00 waktu setempat dan para rider akan berusaha secepat mungkin melewati seluruh check point yang tersebar di sepanjang jalur pertambangan yang panjangnya sekitar 32 km itu. Hmm, tentunya kita akan bertanya-tanya, kenapa jarak lintasannya sangat dekat? Hal ini tidak bisa diukur dengan jarak saja, tetapi dapat dilihat dengan skill-skill handal para rider untuk dapat melewati berbagai rintangan pada setiap jenis trek yang bervariasi dan tingkat kesulitan yang bermacam-macam. Mulai dari area Start dengan tanjakan mematikan, Wasserleitung, Hinter Erzberg, Badewanne, Elevator, Machine, Carl's Dinner, Dynamite, Lazy Noon, dan Ziel sebagai area finish.


Tetapi pada ajang lomba hard enduro ini pemenangnya tidak mendapatkan hadiah berupa uang tunai atau semacam medali yang berharga. Namun, hadiahnya dalah sebuah bongkah batu tambang, penghargaan ini akan diraih dengan perjuangan sepenuh tenaga yang didukung skill handal untuk mendapatkannya. Namun, dari ajang lomba hard enduro inilah diketahui siapa rider terhandal yang dapat menaklukkan rintangan terberat yang pernah ada, dan popularitas sebagai rider yang akan mendunia.


Pada ajang lomba ini juga akan digelar beberapa lomba lainnya yang hampir sejenis berupa kompetisi cross, ladies cup, dan juga atv/quad dan beberapa perayaan tahunan yang memang rutin digelar pada tempat tersebut. Pada tahun lalu pemenang pertama lomba hard enduro erzberg rodeo 2014 adalah Jonny Walker yang berasal dari Inggris dan pemenang kedua yaitu Graham Jarvis yang juga berasal dari Inggris, dan pemenang ketiga yaitu andreas lettenbichler yang berasal dari German. Tentunya pada tahun ini kita masih belum tahu siapa pemenang lomba hard enduro ini, apakah tetap Jonny Walker? Graham Jarvis? atau rider lain yang akan menang? kita masih belum tahu. Maka mari kita tunggu beritanya ya :)

Dan ini adalah cuplikan dari Hard Enduro Erzberg Rodeo 2014 lalu:


Parkour adalah salah satu olahraga yang cukup seru dan menyenangkan tetapi lumayan menantang diri kita untuk melakukan atraksinya berupa aktivitas yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, dengan efisien dan secepat-cepatnya, menggunakan prinsip kemampuan badan manusia dan berbagai kemampuan untuk bisa melewati berbagai rintangan yang ada.

Sebenarnya parkour bukanlah jenis olahraga ekstrem seperti Downhill, Freestyle motocross,dan juga BMX, olahraga ini hanya membutuhkan kemampuan tubuh(skill) yang mumpuni dan keberanian untuk melakukannya. Ada banyak orang yang mengatakan jika parkour adalah jenis olahraga ekstrem, tapi parkour sendiri bukanlah olahraga ekstrem yang dilihat dari jenis-jenis gerakannya yang bervariasi, seperti memanjat, meloncat, roll depan, masuk ke dalam mobil melalui jendela mobil secara cepat.

Semua itu adalah bentuk dari latihan bertahap yang telah dilakukan oleh penggemar parkour dengan keras.Parkour tidak bisa disebut sepenuhnya sebagai olahraga. Karena parkour tidak mengenal adanya kompetisi (misal di sepakbola ada kompetisi sepakbola nasional), kejuaraan (misal di bulutangkis ada All England), medali - medali , ataupun tingkatan-tingkatan (misal di taekwondo atau beladiri lainnya disimbolkan dengan sabuk). Di Parkour hanya dikenal istilah Jamming untuk menggambarkan kegiatan kumpul bersama sambil berbagi teknik atau metode latihan sesama praktisi.

Parkour juga tidak bisa disebut murni seni. Karena parkour tidak seperti dance yang mengedepankan keindahan dalam melakukan gerakan dan trik, atau capoeira yang indah dalam jurus. Parkour lebih mengedepankan tentang bagaimana cara kita bergerak dari satu titik ke titik lainnya, sedangkan keindahan adalah bonus.


Untuk lebih tepatnya, parkour lebih pas disebut sebagai "Aktivitas Disiplin". Seperti apa bentuk disiplin di parkour? mungkin anda bisa mulai mencari di web portal parkour indonesia dan bergabung di komunitas kota anda untuk mengetahui hal tersebut lebih dalam.

Sejarah
Ditemukan oleh David Belle di Perancis, "Parkour" bertujuan untuk melatih efisiensi gerakan untuk membentuk badan dan pikiran seseorang untuk dapat menghadapi rintangan-rintangan dalam kondisi bahaya.


Parkour mempunyai arti bergerak atau berpindah tempat dari point A ke point B seefisien dan secepat mungkin yang menggunakan prinsip dari Parkour dengan mengedepankan keindahan bergerak sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.

Sebenarnya Parkour sudah ada sejak dulu sebelum manusia mengenal kata “Parkour” itu sendiri. Tapi Parkour dideskripsikan dan dikenalkan ke seluruh dunia oleh seorang pria berkebangsaan Perancis yang dikenal dengan nama David Belle. Dialah yang telah memperkenalkan olahraga ini ke seluruh dunia yang awalnya hanya berkembang di Perancis. Sehingga akhirnya berkembang ke seluruh daratan Eropa dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia

Terinspirasi dari ayahnya, Raymond Belle seorang tentara Perancis yang akhirnya bergabung dengan sapeurs-pompiers ( pemadam kebakaran militer). Lahir di tengah keluarga pemadam kebakaran membuat David terinspirasi dengan cerita-cerita tentang kepahlawanan. Saat berumur 16 tahun, David memutuskan untuk meninggalkan sekolah untuk mencari kecintaannya akan kebebasan, aksi, dan untuk mengembangkan kekuatan dan ketangkasan yang dimilikinya agar berguna dalam kehidupannya, seperti yang selalu dinasehatkan oleh ayahnya.

Raymond memperkenalkan pada anaknya tentang sebuah latihan halang rintang dan metode natural yang akhirnya dikenal dengan nama Parkour. Sejak saat itu ,setiap David sepulang sekolah ia mulai memainkan skenario sendiri bagaimana dia bisa meloloskan diri dari situasi yang sulit. Menurut David, Parkour dapat berguna sebagai self-defense dalam keadaan tidak terduga. Saat martial art bisa disebut sebagai sebuah bentuk latihan untuk fight (bertarung), parkour merupakan suatu bentuk latihan untuk flight (kabur).

Sejak Usia 15 tahun, David Belle pindah ke Lisses (salah satu kota di Perancis). Pada waktu itu, dia bertemu dengan para remaja di sana yang tertarik dengan apa yang dilakukan oleh David. Disinilah cikal bakal dari lahirnya sebuah grup Parkour.

Menurut David, Parkour haruslah mengedepankan tentang keefektifan dan efisiensi yang menampilkan kesederhanaan dan memiliki filosofi melewati rintangan dengan cepat dan efisient. Sedangkan Menurut Sebastian Foucan, Parkour harus lebih menarik ketika ditampilkan (harus bisa menonjolkan juga sisi seni keindahannya), sehingga terjadilah sedikit perbedaan pendapat antara David Belle dan Sebastian Foucan. Kelak hal kecil ini akan membuat sebuah sejarah Parkour menjadi lebih menarik.

Perkembangan pesat parkour justru dimulai setelah parkour "menyeberang" dari perancis ke tanah inggris. Ide mengenalkan parkour menjadi lebih mendunia justru datang dari Foucan. Foucan dan beberapa kawannya kemudian berfikir untuk mengenalkan parkour ke tanah inggris. Foucan mulai memikirkan sebuah nama yang cocok untuk "menerjemahkan" kata "Parkour" ke dalam bahasa Inggris. Karena kita semua tahu, orang inggris pasti awalnya akan sulit mengatakan "Parkour", justru menjadi "Park Our". Tercetuslah nama "Freerunning" sebagai terjemahan kata "Parkour" versi Inggris.

Setelah muncul di film dokumenter bernama Jump London, dilanjutkan Jump Britain, parkour seolah menjadi hobi yang membius seluruh anak muda dan remaja di kota London secara khusus dan Inggris secara umum. Setiap anak di muda dan remaja di Inggris ingin bisa melakukan parkour, parkour, dan parkour. Parkour makin dikenal dengan nama "Freerunning". dan semakin hari, demam Parkour/Freerunning makin membius setiap anak muda London.

Jump London sendiri adalah film dokumenter yang ditayangkan di Channel 4 pada bulan september 2003. Mike Christie adalah dalang dari pembuatan film ini. Setelah sukses membius anak muda dan remaja London dengan Jump London, Mike Christie membuat lanjutannya, yaitu Jump Britain pada tahun 2005.

Dalam perkembangannya, parkour/freerunning di Inggris menjelma menjadi semacam olahraga jalanan. setiap orang ingin berlatih. Ada yang dari kalangan anak rumahan, skateboarder, praktisi tricking / akrobatik, gymnastic / senam lantai, praktisi beladiri / martial art, wall climbing, dll. Sangking bebasnya parkour (saat itu), setiap orang mulai menambahkan ini dan itu di parkour/freerunning, salah satunya dengan penambahan flip/salto, spin/putaran, dan trik trik lainnya. Hal ini tentu menjadi sangat berbeda dengan apa yang anak muda london lihat di parkour versi Jump London dan Jump Britain, namun sepertinya Parkour/Freerunning versi flip,spin, dan tambahan trik lainnya terlihat lebih menarik dan lebih digemari. Mulailah muncul dua "kubu" yang ingin mempertahankan versi Jump London atau yang versi "terbaru". Dari sinilah muncul benih - benih yang membuat ada perbedaan dikalangan praktisi parkour/freerunning. Menurut anak-anak muda London, Parkour adalah versi awal, dan freerunning adalah semacam pengembangan parkour setelah dicampur dengan flip,spin, dan lain-lain. Kemudian pandangan seperti itulah yang menyebar ke seluruh dunia. Sehingga saat ini parkour dan freerunning dikenal sebagai dua hal yang berbeda.

Berikut ini adalah salah satu contoh film yang berisi salah satu atraksi parkour:

Dan ini adalah salah satu contoh gerakan parkour yang telah expert:



Kembali lagi ke topik olahraga ekstrem nih. Kali ini saya akan membagikan sebuah artikel tentang motocross. Loh kok motocross termasuk sebagai olahraga sih?? Nah itu adalah ungkapan orang yang pertama mendengar bahwa motocross sebagai olahraga. Dan jawabannya iya. Kenapa? Karena salah satu kegiatan olahraga ini sangat membutuhkan ketahanan fisik yang prima, mental yang kuat, dan juga harus ada keberanian dalam mengikuti olahraga ini, serta dibutuhkan skill yang baik dalam mengaplikasikannya.



Karena salah satu jenis olahraga ini termasuk jenis olahraga yang jarang dilirik oleh orang awam dan memang untuk mengaplikasikannya butuh waktu, tempat, dan juga budget yang tidak main-main. Kenapa kok budgetnya tidak boleh main-main? Ya jawabannya memang harus ada budget yang cukup untuk dapat membeli/menyediakan perlengkapan olahraga ekstreme ini, mulai dari menyediakan safety gear, motornya yang paling utama, dan juga perawatan dari kedua jenis sebelumnya yang membutuhkan perhatian ekstra. Tapi bersyukurlah kita masih ada jalan alternatif lainnya bahwa untuk mengikuti olahraga ekstreme ini masih bisa diatasi dengan budget yang biasa-biasa saja, karena banyak produk lokal yang kualitasnya baik dan harganya termasuk cukup murah untuk safety gear dan juga motornya.

Yak, kita kembali ke motocross, motocross adalah suatu jenis kendaraan yang dirancang khusus untuk dapat melewati medan yang sulit untuk dilewati oleh kendaraan jalanan biasanya dan dapat digunakan di segala kondisi lingkungan. Pada awalnya motocross sendiri tidak berbeda jauh dari motor yang dipakai di jalanan. Berikut sejarahnya:


Sejarah

Olahraga ini mulai berkembang dari kompetisi motor trial yang selenggarakan di Inggris, berupa Auto-Cycle Clubs yang di uji coba pada tahun 1906 dan Scottish Six Days Trial yang diselenggarakan pada tahun1909. Dimana para peserta dengan ketat memperebutkan score dan juga berusaha paling pertama sampai ke garis finish. Diketahui pada waktu itu, lomba time trial di negara tersebut mulai menjadi populer, dan kompetisi tersebut mulai dikenal oleh internasional dengan nama motocross racing. Dengan menggabungkan kata "motorcycle" dan diambil bagian depannya saja "moto" dan "cross county" karena lomba tersebut adalah lomba lintas negara di eropa, dan diambil "cross"nya saja. Sehingga jika digabung akan menjadi kata "motocross".



Lomba yang pertama tercatat diadakan di Camberley, Surrey pada tahun 1924. Selama tahun 1930an, olahraga ini berkembang dan menjadi populer, dan di Inggris mulai berdiri beberapa tim yaitu Birmingham Small Arms Company (BSA), Norton, Matchless, Rudge, dan AJS yang turut serta berkompetisi. Pada awalnya rancangan motor tersebut tidak berbeda jauh dengan motor yang dipakai di jalanan yang berupa rangka rigid(kaku). Rangka rigid tersebut diganti alih dengan rangka suspensi pada awal 1930, dan suspensi belakang ditemukan pada tahun 1950. Pada periode setelah Perang Dunia II, motor BSA adalah produsen terbesar di dunia. Pembalap dengan tunggangan motor BSA mendominasi kejuaraan internasional pada tahun 1940.

Pada tahun 1952, FIM, sebuah organisasi Badan Pengendara Motor Internasional, mengadakan kejuaraan motor eropa dengan mengusung motor 500cc, dan pada tahun 1957 berkembang menjadi kejuaraan dunia. Pada 1962, lomba motocross 250cc terbentuk. Dan perusahaan Motor Husqvarna dari Swedia, CZ dari Cekoslovakia, dan greeves dari Inggris menjadi terkenal karena memproduksi motor 2 tak yang lebih ringan dan gesit untuk dipakai berkompetisi. Dan pada tahun 1960an teknologi 4 tak mulai diterapkan pada semua jenis motor termasuk motocross. Motocross mulai diperkenalkan di Amerika pada tahun 1966, dan perusahaan Jepang yaitu Suzuki adalah motor pertama pabrikan Jepang yang masuk ke podium juara pada tahun 1970.

Dan pada kisaran tahun 1970 sampai 1980, produsen Jepang melakukan terobosan muktahir dengan mengganti mesin berpendingin udara dengan pendingin air, dan juga mengganti shock belakang yang dobel menjadi satu shock belakang, perkembangan motocros semakin meningkat kian hari sampai sekarang.


Pada saat ini banyak percabangan dari olahraga motocros yaitu mulai dari:

FreeStyle


Enduro


Rally Dakar


Supermoto



ATV/Quad



Supercross


SideJeep's


Pit bike dan mini motocross




Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga keselamatan di olahraga Motocross yaitu:

1. Pertama, kita harus menggunakan helm fullface sebelum melakukan kegiatan olahraga ini, kita harus memakai helm fullface dan juga googlesnya agar terlindung dari benturan pada kepala atau benda yang tidak diingikan mengenai mata kita.

2. Kedua, kita harus memakai Leat Brace atau pelindung leher, pelindung ini biasanya opsional, jika kita melakukan atraksi yang terpaut sangat ekstrem seperti freestyle dan sebagainya, maka kita wajib untuk memakainya.

3. Ketiga, kita harus menggunakan Elbow Pad dan Knee Pad. Pelindung ini berguna untuk melindungi bagian penting anggota gerak kita seperti siku dan lutut jika kita terjatuh saat melakuka olahraga ekstreme ini.




4. Keempat, kita harus memakai glove khusus untuk motocross, biasanya glove ini berupa sarung tangan yang menutupi tangan secara full. Agar tangan dapat menggenggam dengan baik tuas gas dan juga melindungi tangan kita saat terjatuh.

5. Kelima, kita harus memakai sepatu khusus motocross, sepatu ini bentuknya seperti sepatu boot dan berfungsi melindungi kaki kita dan juga melindungi tulang kering kita saat terbentur.




6. Keenam, kita harus memakai body protector, body protector ada berbagai macam jenis, mulai dari body protector untuk enduro sampai body protecter untuk motocross. Semuanya berfungsi untuk melindungi tubuh kita agar tidak terjadi cidera yang berarti saat terjadi kesalahan melakukan olahraga ekstreme ini.

Berikut adalah cuplikan dari lomba Hard Enduro yang merupakan salah satu cabang dari olahraga motocross:




Laga seru tercipta di gim kedua Final Wilayah Barat. Golden State Warriors berhasil mengalahkan Houston Rockets 99-98 untuk memperbesar keunggulannya menjadi 2-0, Jumat (22/5/2015).

Pemain bintang kedua tim ini sama-sama bersinar. Di Warriors, sang MVP Stephen Curry mencetak 33 poin sedangkan James Harden yang memperkuat Rockets mencatatkan double-double dengan 38 poin dan 10 rebound.

"Ini membuat frustrasi. Sungguh bikin frustrasi karena membuang pertandingan seperti itu," ucap Harden yang kecewa sebagaimana dikutip ESPN.

Rockets menyamakan kedudukan 55-55 di kuarter kedua setelah sempat tertinggal cukup jauh pada 12 menit pertama dengan skor 28-36. Saling susul angka lantas terjadi di sepanjang kuarter ketiga tapi Warriors sukses menutupnya dengan keunggulan dua angka dengan skor 77-75.

Kuarter keempat berjalan semakin sengit. Rockets mati-matian mengejar Warriors sampai detik-detik terakhir. Tembakan dua angka Dwight Howard di 0:33 sempat mendekatkan Rockets dalam kedudukan 98-99 tapi di sisa waktu tidak mampu mencetak angka lagi.

Ini artinya Rockets lagi-lagi mengalami defisit dua gim lagi seperti saat tertinggal 1-3 di semifinal Wilayah Barat menghadapi LA Clippers. Namun, pada akhirnya Rockets berhasil lolos.

Kemenangan ini memperpanjang rentetan kemenangan Warriors atas Rockets di musim ini menjadi 6-0. Rockets belum pernah bisa menang di kandang Warriors sejak 13 Desember 2013.


Hasil Semifinal Piala Sudirman 2015, Indonesia Kalah atas Tiongkok 1-3 Tim Indonesia harus menerima kegagalan dalam merebut gelar sang juara pada Piala Sudirman 2015 sesudah dikalahkan oleh Tiongkok 1-3 pada babak semifinal, yang berlangsungg hari ini, Sabtu (16/5/2015). Kepastian hasil terkhir tersebut didapat sesudah ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari langsung kalah telak pada pertandingan keempat mereka.

Ganda puteri Indonesia, Greysia/Nitya telah dikalahkan oleh lawan terberatnya selama ini, pasangan Tiongkok, Tang Yuanting/Yu Yang, dengan permainan selama tiga set langsung dengan angka 21-17, 17-21, juga 15-21, berlangsung di Dongfeng Nissan Sports Center, Dongguan. Kemenangan yang sukses diraih Yuanting/Yu Yang pastinya tim asal Tiongkok tersebut, akan melangkah menuju babak final dengan menghasilkan kemenangan 3-1. Hal tersebut merupakan kali ke-11 beruntun Tim Tiongkok sukses melangkah menuju babak final Piala Sudirman.

Tiongkok pun diketahui, adalah juara bertahan pada Piala Sudirman hampir selama 5 edisi terakhir. Sementara bagi Indonesia yang kembali gagal menuju final, sesudah kali terakhir sukses melangkah pada partai puncak sekitar tahun 2007 silam. Indonesia pernah unggul 1-0 sesudah ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kalahkan Cai Yun/Fu Haifeng. Tetapi, Tiongkok langsung menyamakan kedudukan dengan angka 1-1 sesudah tunggal putri Indonesia, Bellaetrix Manuputty, mengundurkan diri waktu akan melawan Li Xuerui akibat cedera lutut pada set pertama.





Sudah Dekat! Kejuaraan Enduro Indonesia yang dikenal dengan nama Indonesia Enduro Championship (IEC) siap kembali digelar di tahun 2015 ini. Seri pertama akan diadakan di Coban Talun, Batu pada tanggal 30-31 Mei 2015.

Untuk event IEC 2015 ini Indonesian Dirt Bike akan menjadi official media partner pada acara tersebut lho. Informasi lebih lanjut tentang IEC 2015, silahkan hubungi 082233645000.

Untuk kelas yang dilombakan berikut hadiahnya silahkan lihat info di bawah ini:

Seri 1

PELAKSANAAN

Hari       : Sabtu dan Minggu
Tanggal  : 30 – 31 Mei  2015
Waktu    : 08.00 s/d Selesai
Lokasi    : Wanawisata Coban Talun, Batu, Jatim

TECHNICAL MEETING

Tanggal  : 29 Mei 2015
Waktu    : 19.00 wib - selesai
Tempat  : Pendopo Kota Wisata Batu 

WALKING SESION

Hari Jumat 29 Mei 15

Kelas yang dilombakan dalam IEC:

Built Up (Pendaftaran @Rp 400rb)
E1- Open
E2- Hobby 15th+
E3- Hobby/Eks Pro 35th+

Lokal (Pendaftaran @Rp 300rb)
EL1- Open
EL2- Hobby

Campuran/Modif (Pendaftaran @Rp 200rb)
CL1- FFA Open
CL2- FFA Hobby
CL3- Bebek Open


HADIAH (Uang+Trofi) sebagai berikut:

Build Up 
E1:
Juara I   : 5jt
Juara II  : 2.5jt
Juara III : 1.25jt
Juara IV : 750rb
Juara V  : 500rb


E2+E3:
Juara I   : 3jt
Juara II  : 1.5jt
Juara III : 1jt
Juara IV : 600rb
Juara V  : 400rb

Lokal
EL1:
Juara I   : 2jt
Juara II  : 1jt
Juara III : 750rb
Juara IV : 500rb
Juara V  : 300rb


EL2:
Juara I   : 1.5jt
Juara II  : 750rb
Juara III : 600rb
Juara IV : 400rb
Juara V  : 300rb

Campuran/Modif 
CL1:
Juara I   : 2jt
Juara II  : 1jt
Juara III : 750rb
Juara IV : 500rb
Juara V  : 200rb


CL2:
Juara I   : 1.5jt
Juara II  : 750jt
Juara III : 600rb
Juara IV : 300rb
Juara V  : 200rb


CL3:
Juara I   : 1.5jt
Juara II  : 750jt
Juara III : 500rb
Juara IV : 300rb
Juara V  : 200rb